Minggu, 28 Maret 2010

Kasembon Rafting

Wisata arung jeram Sungai Sumberdandang Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang ini masih tergolong baru, maklum peresmiannya 8 Desember 2006 lalu. Namun dibandingkan wisata arung jeram lain di Indonesia, tempat ini memiliki keunggulan tersendiri karena arus airnya dapat distel sesuai keinginan peserta rafting. Ini karena keberadaan tiga waduk penyuplai air ke sungai tersebut, yaitu Waduk Selorejo, Mendalan, dan Waduk Siman. Dari ketiga waduk ini, Waduk Siman lah yang berperan penting dalam suplai air. Air dari Waduk Selorejo dialirkan ke Mendalan, lalu dialirkan ke Siman baru kemudian ke sungai Sumberdandang.
Ada tiga kategori arus air yang ditawarkan Kasembon Rafting, besar, sedang, dan kecil. Untuk ukuran arus besar, maka arus mencapai 4,3 meter kubik per detik, dan ukuran sedang 4,1 meter kubik per detik, di bawah itu berarti termasuk kategori kecil. Panjang sungai yang akan dilewati peserta arung jeram mencapai 7,5 kilometer, yang jika perjalanan normal dapat ditempuh dalam waktu 2 hingga 2,5 jam. Perjalanan normal ini tergantung peserta rafting, apakah akan mendayung atau hanya santai saja menunggu perahu dijalankan oleh arus. Selama perjalanan tersebut, peserta akan melewati 12 jeram. Mulai dari jeram selamat datang, jeram uglik-uglik, jeram bayem, jeram Bejirejo, jeram pilar, jeram delta, jeram Kasembon, jeram pudak, jeram Pait, jeram zigzag, jeram Bantaran, dan terakhir adalah jeram goodbye. Dari ke 12 jeram tersebut, ada lima jeram yang paling besar. Saat ini Kasembon Rafting memiliki 15 pemandu dari anak daerah Kasembon dan enam atlit rafting nasional, memiliki 11 perahu, tapi jika pengunjung banyak mereka berkoordinasi dengan pengelola rafting di Probolinggo untuk meminjam perahu dari sana.

Mencapai lokasi Kasembon Rafting tidak terlalu sulit, perjalanan dari arah kota Malang dapat ditempuh sekitar 45 menit perjalanan sedangkan dari arah kota Kediri dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan pribadi. Dari Kota Malang para rafter harus menuju arah barat melewati kota Batu-Pujon-Kasembon. Sedang dari kota Kediri Para Rafter menuju arah timur melewati kota Pare-Kandangan-Kasembon. Infrastuktur yang cukup baik dengan ditunjang penunjuk arah ke lokasi disisi-sisi jalan menuju lokasi menjadikan para rafter akan mudah mencapai lokasi tersebut.

Tempat rafting ini memiliki aliran spoting atau irigasi murni sehingga debit aliran dari sungai ini dapat dibesarkan atau dikecilkan. Adanya aliran spoting ini maka dapat mempermudah bagi rafter-rafter pemula maupun profesional untuk mencoba seberapa besar tingkat difficulty yang mereka inginkan. Setelah dibuka selama satu tahun saat ini tempat rafting ini setiap hari selalu dikunjungi oleh pengunjung yang ingin mencoba berrafting dengan rata-rata pengunjung perbulan yang datang yaitu 200 orang yang berasal dari kalangan eksekutif muda, rafter profesional, para penggila olahraga Adventure, aktivis lingkungan dan karyawan-karyawan dari instansi-instansi swata maupun pemerintah.

Tarif per paket untuk dapat melakukan rafting ditempat ini yaitu pada hari biasa Rp100.000, sedangkan tarif pada Weekend day yaitu Rp125.000, dan pengunjung juga akan mendapatkan fasilitas-fasilitas seperti soft drink, Perlengkapan standar rafting, kendaraan penjemput dari finish hingga kembali ke shelter, guide profesional , air mineral, snack, kelapa muda, makan siang dan asuransi dari pengelola tempat ini.

Bagi yang ingin bermalam, di komplek wisata arung jeram ini juga tersedia beberapa penginapan yang unik, letaknya ditengah-tengah hamparan sawah yang menghijau dan dikelilingi oleh deretan pohon yang rindang. Penginapannya berkonsep seperti sebuah perkampungan, atapnya yang kebanyakan terbuat dari daun rumbia menambah suasana semakin menyatu dengan alam.

Yang Perlu Disiapkan
Beberapa perlengkapan yang harus disiapkan saat arung jeram:
  • Sepatu atau sandal khusus arung jeram. Ada beberapa merek sepatu terkenal seperti Adidas yang menawarkan sepatu khusus arung jeram. Sepatu atau sandal khusus arung jeram akan melindungi anda dari bebatuan tajam sungai, jika anda terjatuh. Hindari menggunakan sandal jepit karena kemungkinan untuk hilang sangat besar
  • T-shirt dan celana berbahan ringan seperti lycra atau parasut yang mudah kering dan tidak terlalu menyerap air
  • Kacamata hitam (optional)
  • Krim pelindung matahari
  • Baju ganti
  • Air mineral untuk diminum selama perjalanan.. Sarung tangan agar tangan kita tidak belang (tapi nggak tau nih, boleh gak sama operatornya. Terus terang aja, tanganku belang dan sampe sekarang masih sangat terlihat perbedaan warna kulitnya)

1 komentar:

Dony Annur mengatakan...

wah seru tuch rafting di kasembon , sekarang ada tempat terbaru buat rafting bro di jatim di pacet mojokerto , sudah coba ???? kalo belum recommend tuch buat dicoba , info detail klik : www.pacetrafting.co.cc atau www.raftingpacet.co.cc

Posting Komentar